Sesuai dengan judul diatas, “Simple, tapi berguna besar“. Apa itu kira-kira, kawan? Gini ceritanya, B86 tadi kemarin siang tepatnya waktunya nganter Asisten kerja kekantor. Nach, habis mati’in motor karena ambil barang didalam jok. Tiba-tiba waktu mau pulang, motor ogah nyala. Waduch…B86 begitu lumayan panik, tidak dipungkiri. Walau tampangnya tetap Stay Cool
, macam kulkas aja pakai cool.
Tanpa pikir panjang B86 langsung sigap dengan gayanya yang tetap “Stay Cool” tadi, langsung bawa motor menepi ke tempat yang teduh untuk mencari tempat yang lebih aman dan nyaman. Dengan sigap, beberapa detik body motor langsung dipreteli bak macam mekanik handal. Maklum namanya juga Bikers, so harus bisa mengatasi segala sesuatu trouble kecil motor dijalan.
Namanya motor matic, kalau mau lepas busi+chek aliran BBM kan harus lepas cover body sana-sini. Setelah di chek Businya, api ada nyala percikan (walau tak sebagus kalau busi baru) namun B86 yakin kalau itu masih mampu menghidupkan mesin normal. Coba pasang lagi, namun motor tetap belum mau nyala mesinya. Kedua chek aliran selang BBM, hasilnya juga normal tanpa ada masalah semua. Lalu coba nyalakan mesin lagi, hasilnya tetap nihil. Baru dech B86 mulai pasang wajah galau
Walau dengan keadaan galau, B86 tidak kehabisan cari cara. Mulai dari telphon + BBM teman Bikers lainnya untuk membawakan busi baru, akhirnya telphon salah satu kawan Community yg lama (dia agak faham soal mesin
) Dan hasilnya dikasih trik sbb:
-. Cari sedotan air minum (apa saja yg mudah dijangkau)
-. Ambil setetes olie mesin dengan sedotan tadi
-. Masukin tetesan olie tadi ke ruang bakar melalui lubang busi
-. Genjot mesin posisi kontak OFF, dengan engkol kaki dengan menutup lubang busi dengan menggunakan jari (asal rapat).
-. Kurang lebih 5x engkolan, ternyata kompresi di mesin kembali normal
-. Ujung besi busi, kerenggangan agak dirapatkan sedikit dari posisi semula.
-. Pasang busi lagi dimesin, nyalakan mesin dengan elektrik starter. Langsung “Brum”…nyala mesinya. WOW berhasil….
Karena ternyata penyebabnya adalah kerenggangan klep mesin motor B86 waktunya setting ulang (sekur klep). Ya memang sejak beli jarang / mungkin malah belum pernah sampai bongkar mesin sejak th. 2009. Paling cuma service rutin ringan saja (ganti olie, stel klep, bersihkan+setting karbu), begitu saja service selama sejak 2009 lalu. Hemss, dengan cara tadi akhirnya B86 sampai rumah dengan selama dan lancar. Tinggal next time, bawa saja keBERES untuk service besar (skur klep tadi)

Motor B86 yang setia mengantar beraktifitas (Motor mini ini sudah tembus Bali & Jogja) ![]()
